TIGA PULUH

1659 Kata

Happy Reading and Enjoy Suara bell dari arah depan membuatku berjalan dari arah dapur untuk membukakan pintu, aku bertanya-tanya siapa yang bertamu di pagi seperti ini, apalagi matahari sedang murung dan enggan menampakkan wujudnya. “Iya… sebentar” teriakku pada tamu yang dengan tidak sabar sambil memencel bell berkali kali. “De….Mas kok udah disini?” tanyaku yan mengerit melihatnya sudah rapi di depan pintu rumahku, dia sudah tampak rapi dengan kemeja dengan celana jeans juga sepatu, kalau aku tidak mengenalnya, mungkin aku sudah mengira kalau dia masih berusia 25 tahunan. “Kamu belum mandi?” bukannya menjawab pertanyaanku, dia malah balik bertanya padaku. “Belum, aku baru selesai beres-beres” kataku dan membukakan pintu dengan lebar agar dia bisa masuk, aku mendahuluinya dan mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN