Calvin dan Delika berjalan sungguh cepat saat tiba di lobi rumah sakit. Mereka segera menuju ke tempat resepsionis untuk menanyakan dimana ruangan putranya, Leonar. Setelah resepsionis memberikan informasinya, barulah mereka bergegas menuju ruang VVIP Nomor 104 di lantai dua. Air muka kedua insan itu terlihat begitu cemas. Bagaimana tidak? Baru saja mereka tiba di Bandara, mereka mendapatkan telepon dari seseorang dan mengabarkan kondisi Leonar. Mereka pun segera menuju ke rumah sakit untuk melihat langsung kondisi putranya. Setelah melewati beberapa ruangan, mereka akhirnya sampai di depan ruangan Leonar. Mereka masuk kedalam dan mendapati Leonar yang sedang disuapi oleh Amelia. Calvin dan Delika pun mendekati keduanya. “Nak, kenapa bisa gini?” tanya Delika sambil membelai rambut Leonar

