“Bening,” panggil Banyu pelan. “Ya, Mas?” jawab Bening tanpa menoleh. “Aku mau tanya sesuatu. Tidak usah dijawab sekarang kalau kamu belum siap.” Pagi itu setelah sarapan Banyu menatap Bening dengan sorot mata penuh pengertian. Bening mengangguk kecil. “Apa, Mas?” “Apa kamu bersedia ikut denganku ke kantor polisi hari ini? Kompol Arya butuh keterangan kamu. Bukan interogasi berat. Hanya penjelasan dasar. Kamu tidak perlu memaksa diri untuk menceritakan semua detailnya.” Bening menimbang. Permintaan itu cukup berat untuknya. Menceritakan kembali kejadian tidak menyenangkan itu pasti akan menguras energi dan emosinya. Memang benar ia tidak disakiti secara fisik oleh para penculik. Mereka hanya menjaganya sesuai instruksi. Tetapi tekanan psikologis dan ketakutan selama dua hari itu suda

