Bab 80

3140 Kata

Keesokan harinya, rumah terasa lebih sepi dari biasanya. Banyu berangkat pagi seperti biasa, sementara Bening masih duduk di ruang tengah sambil memegang ponselnya. Ia masih punya izin dua hari, tapi tubuhnya sudah mulai gelisah karena terbiasa bekerja. Ponselnya berbunyi terus sejak pagi. Pesan dari beberapa rekan di kantor masuk hampir bersamaan. “Bening, lo gimana? Udah baikan?” “Kapan balik kerja? Banyak yang nyariin lo, nih,” “Kalau butuh apa-apa bilang aja, ya~” Bening membaca satu per satu lalu membalas dengan tempo santai. “Gue baik kok. Masih disuruh istirahat bentar.” “Kayaknya sih lusa udah masuk.” “Makasih ya udah nanya keadan gue.” Walau begitu, setelah membalas semuanya, ia bersandar di sofa sambil menghela napas. Ada rasa ingin cepat kembali bekerja, tapi ia tau pi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN