Bab 75

3137 Kata

“Mas Banyu…” gumamnya lirih hampir tidak bersuara. Hanya nama suaminya yang berulang kali terucap dari bibirnya yang kering. Di sisi lain di sebuah gudang kosong yang sudah lama terbengkalai Bening terkulai lemas di kursi. Tubuhnya yang kurus tampak makin menyusut dibalut kemeja kebesaran. Ruangan itu luas dan dingin. Debu tebal menyelimuti lantai semen dan jendela-jendela tinggi yang pecah. Ia tidak kelaparan atau kehausan. Piring berisi nasi dan lauk serta botol air mineral selalu tersedia di meja kecil di sampingnya. Namun sejak ia dibawa ke tempat ini lebih dari dua hari yang lalu ia menolak menyentuh semuanya. Ia hanya duduk menatap kosong ke dinding sesekali mendesah pelan. Dua orang pria tegap berdiri tidak jauh darinya. Mereka adalah penjaga yang ditugaskan bos besar untuk memast

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN