Bab 84

2936 Kata

Setelah Risa pergi Banyu kembali duduk di kursinya. Ia memijat pelipisnya kuat-kuat. Kepalanya terasa sakit bukan hanya karena sisa alkohol tetapi karena tekanan mental yang luar biasa. Ia merasa sedang terjebak dalam jaring laba-laba. Risa. Kemunculannya yang tiba-tiba di rumah kemudian kehadirannya sebagai lawan di pengadilan dan kini manipulasi psikologis yang ia mainkan. Semuanya terasa terlalu kebetulan. Banyu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi. Ia memejamkan mata. Ia mencoba menghubungkan semua titik. Penculikan Bening. Bos Naga. Wiratama yang aneh. Dan sekarang Risa. Tiba-tiba sebuah pikiran tajam menghantamnya. Ia langsung membuka mata. Ia tersadar. “Aku sedang dialihkan,” gumam Banyu pelan. Semua kekacauan ini. Semua drama yang datang bergantian. Semua ancaman yang ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN