Harapan dan Luka

2500 Kata

"Ca, semuanya sudah jelaskan, ya? Di mana letak bahan makanan dan barang-barang yang lainnya. Untuk sementara waktu kamu dan Rama tidur tanpa ranjang dulu. Sampai Rama mendapatkan uang untuk membeli ranjang dan kasur yang empuk," terang Bismi. Seraya meletakkan sapu yang ada di tangannya ke balik pintu. Setelah selesai menata dan membersihkan rumah yang akan ditempati Caca dan Rama. Bismi berharap rumah tangga mereka bisa berjalan dengan baik meskipun tidak ada rasa apapun diantara mereka berdua. Ia juga berharap itu segera terjadi agar bisa memiliki cucu di usianya yang telah senja. Apalagi Solihin, sang suami. Sudah sering sakit-sakitan dan ia takut tidak sempat menimang cucu mereka kelak. "Iya, Bu," sahut Caca. Seraya mendekat dan memeluk lengan Bismi. "Bu, ini aku masih bolehkan ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN