BMB bab 61

1700 Kata

Aku sedang tidak bermimpi kan? Aku mencubit tanganku sendiri, sakit! Ini bukan mimpi pria yang terlihat meringis kesakitan dan memejamkan mata itu adalah Rama. Aku terdiam seribu Bahasa dengan debaran jantung yang semakin kencang, tiba-tiba badanku terasa dingin semua. Lidahku kelu dan tidak mampu berucap apapun, tanganku bergetar setelah membuka penutup wajah pria di sampingku itu. “Tahan dulu, ya. Sebentar lagi akan sampai di rumah dan saya akan memeriksa kondisi Anda.” Mbak Lina yang duduk di bangku depan menoleh ke belakang. Tidak ada reaksi dari Rama, ah benarkah ini Rama atau hanya mirip saja. Tetapi, aku yakin pria ini adalah Rama, bagaimana mungkin aku tidak mengenali suamiku sendiri. Terlihat sekali dia sedang menahan kesakitan dengan mengatupkan sepasang bibirnya. Apa yang ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN