BMB bab 21

1406 Kata

Aku cukup yakin dengan apa yang ada di dalam pikiranku sekarang, mata itu sama persis. Aku mungkin melupakan banyak hal tetapi tidak dengan mata pria misterius yang hanya menampakkan matanya saja itu. Suara berat yang terkesan dibuat-buat juga seolah-olah sebuah hal yang memang disengaja agar aku tidak mengenalinya, dalam artian orang itu merasa aku akan mengenalinya bila dia mengunakan suara aslinya. Tapi, Rama hanyalah … ah bagaimana mungkin itu dia? Dan pria-pria berpakaian hitam lainnya, mereka siapa? “Aku Rama, kenapa kau menatapku seperti itu? apa aku terlihat aneh?” tanya Rama yang sekarang malah terlihat gugup. “Iya,” jawabku pelan. Kalau dia tidak ingin mengatakan siapa dia sebenarnya sekarang, aku akan mencari tahu sendiri dengan caraku. Rama yang semula mencondongkan kepalany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN