BMB bab 26

1400 Kata

“Sin, Sinta ….” “Iya, Ma.” Panggilan mama terdenger untuk ke beberapa kalinya, memaksa aku untuk menyahut juga. Spontan tanganku langsung menyilang di d**a saat menyadari keadaanku, astaga kok bisa. Yah bukannya tidak sadar hanya saja tiba-tiba terbesit rasa malu atau apalah saat tensi menurun. “Aku sudah melihatnya,” ucap Rama sepertinya pria itu sengaja menggodaku. “Aku tandain juga.” Rama menunjuk ke bagian d**a dengan dagunya wajahku langsung menghangat seketika. Ya aku tahu mungkin hal ini sebuah hal yang biasa, tapi, aku baru kali pertama rasanya tidak karu- karuan yang jelas. Sulit sekali memberi penejelasan perasaanku sekarang, antara suka, malu, kesal, panik dan banyak lagi. Aku mengedarkan pandangan untuk mencari dimana sebagian pakaianku berada. “Aku ambilkan,” ucap Ram

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN