CANDY Karena aku paling suka acara yang sederhana, Dirga tidak membawaku ke tempat-tempat yang mewah. Dia sudah hapal siapa aku. Dia tahu tempat yang cocok untuk kami berdua. Aku sempat mengira bahwa Dirga akan mengajakku ke tempat biasanya kami pergi. Ternyata dia membawaku jauh menuju Lembang. Aku sempat memberikan pandangan bertanya padanya tapi dia hanya membalasku dengan senyuman misterius. Aku mendengus setelah mobil Dirga sampai pada tempat tujuan. Ternyata dia mengajakku ke perkebunan teh milik Mama. Aku tidak menyangka saja dia memilih tempat ini sebagai perayaan kecil kelulusan kami berdua. “Aku pengen ngerasain suasana di perkebunan kalau malam hari.” Dirga keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untukku. Aku keluar dengan dengusan pelan. Mobil diparkir di depan ruma

