"Kak, apa yang kamu bicarakan tadi dengan Aisya?" Tanya gadis yang sejak tadi heran melihat Syarif tak seperti biasanya, setelah kejadian dimana dia menemukan laki-laki itu bersama dengan Aisya, dan wajah Aisya memerah. Entah apa yang dikatakan laki-laki itu sampai membuat sepupunya terlihat bersedih. "Kenapa wajah Aisya memerah seperti tadi?" Tanyanya lagi, karena sejak tadi juga Syarif bersikap dingin dan datar. Memandang jalanan dengan matanya yang kosong. Itu semua semakin membuat Alfa yakin bahwa ada yang terjadi diantara Syarif dan Aisya. "Kak, kamu jangan ngelamun gitu." Tambahnya karena sejak beberapa waktu yang lalu, Syarif menyetir dengan mata yang kosong. "Aku nggak ngelamun Aisya, aku sedang fokus." Jawab Syarif. "Aisya? Aku Alfa, Kak." Sahut Alfa yang tahu be

