Author POV "Sepertinya gue harus duluan, ada urusan." Ucap Arkhan memecah keheningan, karena diantaranya, Syarif dan Aisya hanya fokus pada buku ditangannya, sedangkan laki-laki itu merasakan kejenuhan yang sangat. "Kok buru-buru Kak?" Tanya Aisya yang melihat Arkhan sudah bersiap-siap. "Iya ada urusan sebentar. Kalo kamu mau, aku akan kembali kesini lagi untuk mengantarmu pulang." Tawar Arkhan. "Oh tidak perlu Kak, merepotkanmu saja." Ucap Aisya. "Lagian, gue yang akan mengantarkannya pulang. Lo nggak usah khawatir." Tambah Syarif yang membuat Aisya mengalihkan pandangan kearahnya. "Lo yakin?" Tanya Arkhan sangsi yang melihat sikap Syarif tak seperti biasanya, tidak wajar kalau Syarif berbuat baik pada Aisya, padahal biasanya untuk tersenyum saja, dis tidak bisa.

