Aisya sudah pada titik penasaran akut. Dia akan cari tau kalau Syarif benar penulis hebat yang bisa menghasilkan karya terbaik. Mata gadis itu mengerjap setelah melihat siapa yang sedang dia incar ada dibangku kantin paling kiri. Dia berniat untuk duduk disampingnya dan mencari tau apa yang dilakukan oleh Syarif, setidaknya laki-laki itu pasti melakukan yang berhubungan dengan kepenulisan, ya semisal membuka akun wattpadnya untuk mengecek notif para readers yang memberi vote atau meninggalkan komen dikolom yang sudah disediakan. Haash, tau sendiri akun itu selalu rame dengan "ayo lanjut lagi dong kak" kalimat yang jadi makanan sehari-hari laki-laki itu. "Aisya, nggak biasanya lo cari duduk disamping Kak Syarif, tau sendiri gue, mau kantin sepenuh apapun dan hanya satu tempat duduk yang

