TAMU I

1118 Kata

Hazel memilih jalan kaki dari rumah ke restoran, setelah lelah mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh mentor, ia tertidur selama 30 menit lalu tersadar dengan restoran. Meski tergesa-gesa, Ia memilih jalan kaki, agar dapat merasakan hembusan angin yang berbeda dari ketika ia berada di pusat. Angin laut tak selamanya menyenangkan, tapi akan selalu ada kenangan. Sedari jauh Hazel menyadari, restoran nampak sangat ramai dari kendaraan-kendaraan yang terpakir. Kini fokusnya teralihkan kepada sampah-sampah yang berserakan, tapi tidak separah yang lalu. Ia kembali mengingat kejadian itu, setelah kejadian pamannya sempat membuat kerusuhan, tidak ada lagi kasus yang sama. Apa mungkin itu hanya kebetulan saja? dan bukannya hal yang di sengaja. Hazel membersihkan dan memunguti satu-persatu sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN