“Tidak terlalu susah kan ujian tadi?” tanya Ferdinand pada Haze. Mereka tengah duduk bersama di meja kecil yang di sediakan di depan market merah yang berdiri bersebelahan dengan instansi. Menikmati secangkir kecil kopi seduh instan yang disediakan market. “Tidak juga. Aku memang tidak pernah belajar itu semua sampai di akhir umur 21 tapi setiap hari aku selalu menyempatkan diri belajar dan membaca. Itu cukup membantu.” “Aku jadi penasaran…” Hazel mengangkat alisnya, menunggu Ferdinand melanjutkan perkataannya. Mereka spontan menyeruput secangkir kopi secara bersamaan, dan ya, mereka tertawa bersama saat sadar dengan yang mereka lakukan. Entah bagaimana tiba-tiba seorang yang familiar keluar dari market merah membuyarkan fokus mereka berdua, ia berdiam sebentar dan menyalakan puntung

