Arnesh dan Hazel berada di kabin yang sama di kincir ria yang masih memutar pelan. Mereka masih menunggu tiap kabin tersisi penuh oleh penumpang sebelum memulai kecepatan putar kincir ria yang dapat membuat siapapun menikmati keindahan di atas langit malam. Meski telah duduk saling menghadap untuk beberapa saat, dua insan itu saling bungkam dan membuang pandangan mereka ke arah luar, terlihat sekali ada kecanggungan di antara mereka. Hazel mengingat kembali perkataan orang yang sebelumnya membicarakan dirinya dan Arnesh, beberapa orang takjub dengan mereka, tapi beberapa orang merasa dirinya tidak pantas bersanding di samping Arnesh. Atau keberadaan lelaki itu yang tidak pantas berada di pasar malam yang sangat merakyat dan padat. Hazel juga menyadari perbedaan penampilan mereka yang t

