Telpon beberapa kali berdering, keadaan restoran yang tidak terlalu ramai namun selalu ada saja pengunjung yang sekedar duduk memesan minuman atau yang memesan dan membungkusnya. Dan beberapa kali mereka mendapatkan pesanan antar, membuat Hazel sibuk, kesana kemari. Pesan antar yang tidak hanya dari wisatawan yang masih di pantai, ada juga yang dari luar pantai tempat berdirinya restoran mereka. Mesksi Hazel sibuk ke sana kemari, ia cukup senang berkendara di tengah jalanan. Dengan mentari yang tak meninggalkan dirinya dengan teri sore yang cukup teduh. “Hazel, kau tidak apa mengantar lagi? Ini ke Penginapan Noah” tanya paman Amir yang tengah mempersiapkan pesanan. “Apa kita perlu menutup lebih awal?” sahut paman Zali yang ada janji menjemput bibi kasir sore nanti pukul 7. Sedikit pe

