Bab 82

1053 Kata

Beberapa hari kemudian. “Ck, ini gimana? Jalanan sepi.” “Yaampun..” ujar Farah Pukul satu dini hari Farah baru saja pulang dari suatu tempat bersama teman-temannya. Namun di pertengahan jalan tiba-tiba mobilnya mati, bahkan jalanan cukup sepi membuatnya sedikit takut. Barulang kali Farah menghubungi teman-temannya namun tidak ada satupun jawaban. Bahkan nomor Cahaya tidak bisa dihubungi. “Astaga, gimana ini?” “Kenapa pakai mogok sih?” decaknya dengan nada kesal Farah menatap sekeliling untuk mencari keberadaan seseorang namun sayangnya tidak ia temukan. Farah mencoba menghubungi Naufal berharap laki-laki itu menerima sambungan teleponnya, namun ternyata hasilnya nihil. “Huft..” “Kamu harus tenang, Farah. Semuanya akan baik-baik saja.” gumamnya Ketika sibuk menghubungi beb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN