¦Part 21¦

1548 Kata

    Shana dan Arthur turun dari angkot tepat di depan sekolah. Mereka lalu memasuki gerbang sekolah.     Sekolah mereka sudah tampak sepi. Maklumlah, hari akan berganti malam sebentar lagi. Pasti klub ekstrakurikuler juga sudah selesai latihan.     Benar saja, saat Arthur dan Shana mengecek ke aula, sudah tidak ada aktivitas di sana. Demikian juga dengan lapangan olahraga yang tampak kosong melompong tidak ada yang menggunakan. Mereka lalu memutuskan untuk melanjutkan jalan hingga tiba di parkiran.     Arthur menghampiri motornya. Ia segera memakai helm dan menyuruh Shana naik ke boncengan. ***     Setelah berkendara di jalanan selama beberapa waktu, mereka tiba juga di rumah Shana. Pintu gerbang masih tertutup rapat. Keadaan rumah juga masih sepi dan tampak kosong.     Arthur memark

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN