Nizar sampai di lantai tiga dan mendapati banyak preman terkapar di lantai. Rupanya Arthur yang mengahajar semua preman ini. Nizar segera membantu Arthur menumbangkan preman yang tersisa. Ia menyerang secara cepat. Beberapa kali ia menggunakan pedangnya untuk melindungi diri. Tapi selebihnya, ia mencoba menyerang tanpa parang s****n itu. Satu dua preman mulai tumbang karena dihajar Nizar. Ia masih terus berusaha melawan preman-preman yang menyerang Arthur. Nizar tau kalau Arthur sudah tidak sanggup lagi berkelahi. Arthur kan juga manusia. Bahkan Nizar tidak yakin kalau dirinya mampu menghabisi puluhan preman sendirian, seperti yang dilakukan Arthur dari tadi. "Ar, lo mundur aja. Gue urus sisanya." Nizar berkata sembari menjotos muka preman yang berdiri tak jauh darinya.

