Part 51-- Curiga

1074 Kata

“Kebaikan yang didasari kejahatan bukanlah kebaikan.”—Rei Harold. . . Kyoto, 2043   Rei mengaktifkan smartphonenya. Butuh waktu lama bagi pria itu untuk kembali memakai alat komunikasi tersebut. Pasalnya, sejak ia mampu menguasai semua kemampuan sensenya, lelaki dengan t**i lalat di dagunya itu merasa terganggu akan sinyal ponsel, suara, atau hal apa pun yang diserapnya selain dari area keberadaanya. Bahkan, sekarang lelaki itu mengikuti gaya hidup Hear yang selalu memasang earphone di telinga untuk mengurangi bising. Mungkin, lain kali putra Harold itu juga akan memakai kacamata hitam agar mampu memlih apa yang ingin ia lihat saja.   Angin berdesir meniup rambut Rei yang mulai panjang, bahkan sudah hampir menutupi telinganya. Ia terlalu sibuk untuk sekadar mencukur rambut. Beruntu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN