51

2801 Kata

Lili dan Margrit hanya terdiam menikmati sisa-sisa perjalanan mereka, Lili setia dalam kegelisahannya, sedangkan Margrit sedang berpikir mengenai cara agar sahabatnya itu tidak pusing memikirkan dua pria-pria tampan yang sangat menggodanya. Margrit adalah tipe gadis yang cerdik dan banyak akal, otaknya memang cemerlang jika digunakan untuk memikirkan rencana-rencana spontan. "Grit!" Lili berseru memanggil nama sahabatnya, kepalanya sedang pusing. "Hm, ya?" Margrit menyahut. "Bukankah kau mengidolakan Will? Bagaimana kalau aku menjadi comblang kalian." Bukannya Margrit yang lebih duluan mendapatkan ide, tapi Lili tiba-tiba saja terlintas rencana itu. Margrit menajamkan matanya, ia mendengus pelan. "Jika kau tidak mengatakan bahwa Will adalah anggota dari organisasi gelap itu, maka a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN