52

2121 Kata

Sedangkan di luar bangunan panti, tepatnya adalah taman, dua orang manusia sedang mendudukkan diri pada ayunan yang bergerak. "Sister, di sini adalah tempat pertama kali kita bertemu." Seru Samuel tiba-tiba, pria itu tersenyum mengingat momen pertama kali dirinya bertemu dengan Lili. Lili mendorong kakinya guna mempercepat gerakan ayunan tersebut. "Ya, Sam, aku senang karena telah mengenalmu." Jawab Lili sembari merasakan angin yang berhembus menubruk wajah manisnya. "Aku bahkan lebih senang berkali-kali lipat, untung saja saat itu kakiku menyuruh untuk berlari ke sini hingga bertemu dengan Sister. Aku beruntung mengenalmu, Sister orang yang baik." Samuel berkata dengan penuh kejujuran, matanya penuh dengan rasa kasih sayang, ia menyayangi Lili. Saat dirinya tidak mendapatkan kasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN