Samuel menatap Wiliam dengan pandangan menajam, matanya terus menerus mengintimidasi sang kakak. Ruangan yang tadinya terasa dingin karena AC pun terasa menjadi panas karena intimidasi mereka, Samuel memiliki perangai cukup buruk ketika marah, ia tidak segan-segan membanting barang apapun dan merusak fasilitas yang ada, sama halnya dengan anak kecil yang tidak dituruti kemauannya. "Sam, ini tidak seperti yang kau pikirkan." Elak Wiliam, lidahnya kelu untuk sekedar menjelaskan sedetail-detailnya. Samuel menyeka ingusnya, ia masih terlihat marah dengan tingkah Wiliam yang masih saja membuntuti dirinya kemana ia pergi. "Lalu apa? Bukankah kau sudah melihat bahwa aku baik-baik saja selama ada Sister didekatku, dia orang yang baik, dia mau bermain dan berteman denganku." Tubuh Samuel berge

