"Ini rumahku!" omel Anna ketus. Wanita berambut coklat panjang itu mengatupkan bibirnya rapat- rapat sambil mendelik ke arah Ethan. “Lalu?” desis pria itu dengan tatapan menantang. Anna menatapnya sesaat– yang segera disesali olehnya karena seketika itu juga hatinya berdesir melihat matanya yang tajam. “Ada apa dengan diriku sih? Kenapa liat dia aku jadi deg-degan gini!” erang Anna dakam hati. “Ambil piring Anna, Ethan kan mau ikut sarapan,” perintah mamanya yang membuat bola mata hitam itu menyipit senang yang membuat Anna semakin kesal. Sambil mendengus Anna segera berdiri menuju dapur lalu mengambil piring. “Bagus juga menjauh dari dia, jadi aku bisa beresin jantungku yang aneh ini,” keluh Anna yang kesal pada dirinya sendiri. Anna meletakkan piring di depan Ethan tanpa melihat.

