Selesai memberikan kesaksian pada pihak sekolah, Audya memesan taksi online untuk pulang ke rumah. Tidak tega membiarkan adiknya yang berantakkan duduk berdesakkan di dalam angkutan umum. Audya tidak masalah harus mengeluarkan uang lebih. Berkali lipat ketimbang ongkos menggunakan kendaraan biasanya. Tidak masalah. Kan tidak setiap hari juga. Keputusan pihak sekolah memang dirasa Audya kurang tegas. Sanksi yang dijatuhi pada lima gadis urakan itu hanya sebatas skorsing selama tiga hari. Yang menurut Audya jauh dari kata adil. Ya Tuhan, bahkan adiknya sudah terlalu sering dirundung. Setidaknya satu minggu, atau satu bulan. Lebih adil lagi jika panggilan langsung pada orang tua. Biar saja mereka jera. Tapi ya kembali lagi, mereka anak orang kaya. Orang tua yang memiliki pengaruh besar baik

