Bagian 50

2138 Kata

“Jadi, alasannya apa?” tanya Karen to the point. Selepas bekerja, mereka menyempatkan untuk datang ke kafe terdekat. Lebih tepatnya Karen yang menyeret Audya untuk ikut. Gedung dua lantai yang disulap menjadi tempat kekinian yang digunakan remaja untuk hangout. Audya yang tengah memandang ke sekelilingnya mendengus kesal. Ya Tuhan, mereka bahkan baru duduk. Audya kan masih ingin menikmati dekorasi yang cantik ini. Tiga bulan magang hampir selesai tapi dia baru sekali ini menginjakkan kaki di kafe yang bahkan letaknya tepat di samping kanan bangunan kantor. Dia selama ini hanya fokus bekerja. “Nanti, setidaknya tunggu minuman yang kita pesan datang,” jawab Audya. Karena Karen yang sibuk memainkan ponsel, Audya akhirnya mengambil ponsel juga dan membukanya. Membaca deretan pesan masuk da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN