Argantara aneh. Itu yang Audya rasakan belakangan ini. Pria itu jadi sering muncul di hadapannya. Tidak segan juga mengirimi pesan yang hanya berisi basa-basi. Audya mulai menyadari keanehan Argantara saat pesan pertama ah, pesan kedua dari pria itu masuk ke dalam ponselnya. Masih ingat kan, kalau pesan pertama sudah agak lama dan lebih parahnya Audya abaikan. Huh, jika teringat itu, Audya rasanya ingin menenggelamkan diri saja saking malu dan bersalah. Sampai saat ini, Argantara juga masih mengiriminya pesan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan sama sekali. Ada sih, sesekali membahas mengenai perkembangan Naura. Kalau masalah Naura, Audya malah bisa menerima. Kalau sekedar bertanya sedang apa, bukankah itu tidak seperti biasanya? Yang membuat tambah menggelikan, karena penggunaan b

