55. Blood, SOS!

1124 Kata

Dulu dia pernah tinggal di apartemen Dokter Russel, jadi Jeje masih mengingat password di pintu masuknya. Ternyata Dokter Russel belum mengganti passwordnya, jadi Jeje bisa membuka pintunya dan segera masuk ke dalam. “Dokter Russel ... Dok ...,” panggil Jeje. “I’m here, Je,” sahut Dokter Russel perlahan dari dalam kamarnya. Meski merasa agak jengah, Jeje memasuki kamar Dokter Russel. Dia berpikiran positif, mungkin Dokter Russel membutuhkan dirinya. Dulu saat dia kesulitan, Dokter Russel bersedia menampungnya dan Mochi. Kini saatnya Jeje membalas budi. “Dok, ada yang bisa Jeje bantu?” tanya Jeje dari depan pintu. “Masuklah, Je,” pinta Dokter Russel. “Permisi, Dok.” Jeje melangkah masuk, dia hendak menyalakan lampu kamar ... tapi Dokter Russel mencegahnya. “Jangan nyalakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN