"Iyah,sebentar...." Tok!! Tok!! Tok!!! Tok!! Tok!! Tok!! Alina menghela napas panjang,pasalnya dia kedatangan tamu yang entah siapa dan terkesan tidak sabaran sekali karena terus mengetuk pintunya. Gadis itu melirik jam dinding yang terpajang di atas tv,ini belum waktunya pulang untuk Nadia,lalu siapa yang datang? Alvaro? Tak mungkin jika tak memberi kabar duluan. Ketukan pintu semakin terdengar jelas,karena rasa penasaran dan juga takut putranya yang baru saja tidur terganggu dengan ketukan itu,Alina mencepol asal rambutnya dan langsung menekan gagang pintu. Cklek!! Sepasang mata beradu,kala membuka pintu,Alina di hadiahkan senyum manis dari pria dengan kemeja biru dan jas hitam yang di tentengnya di lengan kanan. "Kamu?" "Iya,ini aku. Apa kabar?" Sapaan yang harusnya biasa saj

