Ben sama sekali tidak akan pernah menyangka bahwa seseorang yang berada di depan pintu apartemennya sekarang adalah Lee Yoon. Ia begitu terkejut sampai tidak mampu berkata-kata. Yoon juga sama. Ia terlalu terkejut sampai diam dalam waktu yang lama. Saat sampai tadi ia dengan panik menekan bel pintu bahkan memukul-mukul pintu sampai menimbulkan suara keras yang berisik. Seolah ia ketakutan Ben tidak akan mendengarnya. Tapi lebih dari itu, Yoon sangat takut apa yang akan ditemuinya adalah kenyataan yang sesungguhnya. Benar saja, tidak membutuhkan waktu lama Yoon kembali ditampar oleh kenyataan. Yang membukakan pintu adalah seorang gadis asing yang setidaknya sudah dua kali ia lihat. Itu adalah gadis yang sama yang datang ke apartemen saat malam hari. Gadis yang sama yang ia curi dengar obr

