"Mas, udah mendingan pusingnya?" Klarybel sibuk sejak tadi malam merawat Leon yang benar-benar demam tinggi. Sampai rasanya tidak bisa tidur nyenyak sekadar mengecek suhu tubuh Leon. Apakah sudah turun atau semakin naik. Belum lagi tadi subuh, Leon muntah-muntah sampai wajahnya memucat. Klarybel meminta bantuan Alesha menghubungi dokter, Leon tidak boleh menyepelekan sakitnya. Tadi malam Klarybel sudah menyarankan diperiksa saja, tapi Leon takut disuntik. Pria itu berkata dirinya baik-baik saja, pusingnya akan segera hilang. Tapi lihat sepanjang malam hingga pagi ini, Leon masih terbaring lemah. Makan pun tidak selera, kendati masakan Klarybel enak. "Dokter segera datang, Mas. Nggak pa-pa kalau harus disuntik, yang penting kan cepat sehat." Leon cemberut, tapi tetap menutup matanya. Kata

