Inilah yang Eleanor rasakan di pagi hari: Sakit. Tidur di dipan yang tidak diperuntukan bagi manusia memang sangat menyiksa. Bagaimana bisa Natas bersikap sekurang ajar itu? Membiarkan Eleanor berbaring di dipan sementara pemuda itu dengan santainya menikmati ranjang. Bukan hanya itu. Eleanor juga harus membayar biaya makan yang Natas habiskan. Makhluk satu itu hanya menambah jatah pengeluaran Eleanor. Kini mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan. Berjalan kaki. Jika beruntung, mereka mungkin bisa menumpang kereta kuda seorang pedagang. Dan untuk sementara waktu, Eleanor bisa berdoa agar cuaca cerah sampai mereka sampai ke pemberhentian berikutnya. ″Natas,″ kata Eleanor. Gadis itu melangkah di samping pemuda itu. ″Apa yang akan kaulakukan setelah....″ ″Aku kembali ke wujudku?″ E

