Menghela napas, dan langkah yang terasa berat, Aga memasuki kawasan taman bermain itu. Sea berada di sebelahnya, menatap senang wahana-wahana yang ada di hadapan mereka. Sesuai keinginan Sea, mereka ada di Dufan. "Ayo mas!" Sea memeluk lengan Aga, menariknya agar lanjut melangkah. "Kita pulang lagi yuk, sayang" Sea langsung menatap tajam Aga "gak!" "Sayang" "Udah ih, jangan cemen! Lagian juga sayang tiketnya" "Murah kok tiketnya" Aga masih berusaha membujuk. Sea menghentikan langkahnya, lalu menghela napas dan kembali menatap Aga dengan tajam "Yaudah, pulang" ucap Sea. Mata Aga langsung membulat, menatap senang Sea. "Beneran say-" "Kamu sendiri yang pulang! Aku mau disini!" Potong Sea yang langsung membalikkan tubuhnya, meninggalkan Aga. Aga panik, dengan langkah lebar, dia meny

