Andreas melaju dengan mobil Om Pramono menuju lokasi rumah teman satu kelompok Nay yang dijadikan tempat mengerjakan tugas mereka. Andreas memasang headset untuk memudahkan menelepon Nay. Namun sampai saat ini masih tidak bisa dihubungi. Andreas lantas menghubungi Aning teman satu kelompok Nay. “Halo Ning?” Andreas menyapa. “Iya Ndre, oh iya kamu sudah sampai mana?” Aning bertanya. “Sudah separuh perjalanan, kalian sudah selesai?” Andreas bertanya. “Baru lima menit kami selesai mengerjakan tugas, tapi Nay sudah pulang, baru saja jalan.” Aning memberi info. “Kenapa enggak dicegah Ning? Aduuuh... Gue khawatir!” Andreas panik. “ Maaf Ndre, aku sudah bilang sama Nay, tapi dia enggak mau tunggu kamu, kalian ada masalah atau bagaimana? Kelihatannya dia enggak semangat gitu!” Aning menceri

