Maira masih menunduk saat Zack semakin mendekatinya. Maira memikirkan alasan yang tepat agar Zack percaya padanya. Sebab hati Maira benar-benar sudah berpaling pada Andreas. Ia merasa Andreas lebih tulus dan menghargainya dibanding dengan Zack yang tertarik pada penampilan fisik dan memanfaatkan Maira untuk kepentingannya. “Seperti yang kamu inginkan Zack... Aku akan menikah dengan Andreas dengan mahar yang sudah aku tentukan... Semua aset yang dimiliki Andreas.” Maira menatap Zack dengan memendam rasa takut. Zack menatap dua bola mata Maira. Ia melihat sorot mata Maira yang meneduhkan hati, sehingga Zack mempercayai alasan Maira menikahi Andreas Adhitama. “Baiklah sayang... Aku hanya takut jika hatimu berpaling dariku....” Zack membelai tiap helai rambut Maira. Tatapannya seakan b*****

