Maira merasakan lemas di sekujur tubuhnya. Bahkan kedua kakinya gemetar dan sulit menopang tubuhnya saat itu. Hatinya sangat sakit, pikirannya seakan melahap keberaniannya untuk memutuskan sesuatu yang sangat rumit dan sulit Maira lakukan. Karena Maira berada di antara jurang kehidupannya. Jika ia memilih meneruskan misinya, konsekuensi yang harus ia jalani adalah kehilangan cinta Andreas dan tidak akan bertemu lagi dengan Jasmine. Sedangkan jika ia memilih mempertahankan Andreas, Maira takut kalau Zack tidak akan berhenti mengganggu dan menghancurkan rumah tangganya. Bahkan jika ia jujur pada Andreas, ia tidak yakin bahwa Andreas akan memaafkannya. “Aaarrrgghhh... Aaarrrrgggghhh!!!” “Semua memang salahku! Ini karma untukku! Ya Allah maafkan semua kesalahanku ini....” Maira merasa kesa

