48. Rahasia Maira

1528 Kata

Sehari setelah Andreas dan Maira sampai di Jogja, mereka mulai beraktivitas seperti biasanya. Siang ini Maira memutuskan untuk mengurangi jobnya. Ia sudah membicarakan hal ini dengan manajernya, karena Andreas tidak ingin Maira terlalu capek dengan pekerjaannya. Manajer Maira mau mengerti, sehingga ia memutuskan untuk bertanya dahulu pada Maira dan Andreas jika ada pekerjaan yang ditawarkan pada Maira. Siang itu, ketika jam istirahat, Andreas menelepon Maira. “Halo sayang... Lagi ngapain?” Andreas bersikap manis pada istrinya. “Baru sampai rumah... Sayang... Biasa habis meeting sama manajerku.” Maira menyandarkan tubuhnya pada tembok kamar di dekat jendela. “Jangan lupa makan siang ya sayang! Jangan lupa istirahat!” Andreas memberi perhatian pada Maira. “ Iyaaa sayang... Aa Andreas ju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN