Andreas terkejut dengan kedatangan keluarga Pramono. Ia berusaha keluar dari kolam renang yang letaknya di samping ruang keluarga. Setelah Andreas sampai di tepi kolam renang yang berada di depan pintu dapur, ia malah bingung karena handuknya ternyata disimpan di kursi dekat pintu yang menjadi sekat antara ruang keluarga dengan area kolam renang. “Mampus gue! Handuknya... Di sana? Ccckkk... Aaaarrrggghhh....” Andreas berdecik dan kembali berenang ke tepi sebelah kursi tempat handuknya disimpan. Andreas sudah sampai di tepi kolam renang. Ia mengintip dari dalam kolam renang, setelah melihat di dalam ruang keluarga aman tidak ada tamu, ia buru-buru naik untuk mengambil handuknya. “Aaaaarrrggghhh....” Seseorang menjerit karena terkejut melihat Andreas. Seketika Andreas ikut terkejut dan

