27. Sah

1740 Kata

Perasaan Andreas dag dig dug tidak karuan. Ia sungguh nervous,  pertama karena semua mata tertuju pada calon pengantin, kedua karena penghulu berada di hadapannya, ketiga ada bidadari surga di sebelahnya. Namun Andreas tetap berusaha fokus pada akad nikah. Begitu pun yang dirasakan Nay, ia sangat gugup karena sebentar lagi Andreas akan menjadi suaminya. Sesekali Nay menatap Andreas yang berada di sampingnya. Ia merasa sangat bahagia karena sejak awal Andreas memperjuangkan cintanya pada Nay, hingga saat-saat mendebarkan seperti ini. Nay berdoa dalam hatinya, Andreas adalah laki-laki pertama dan terakhir untuknya, karena memang Andreas adalah cinta pertama Nay dan akan menjadi pelabuhan cinta terakhir Nay. Semua yang hadir sudah bersiap mendengarkan dan menyaksikan kesakralan akad nikah. S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN