Bab 21

1123 Kata

“Ke-kenapa kamu bertanya seperti itu, Dar?” tanya Asri dengan wajah takut-takut pada Darius. Bahkan dia menemukan kemarahan di mata putranya itu. Apakah Darius memang sedang marah? Tapi kenapa? Apakah karena dia kecewa pada Nia? Gadis yang dulu dia jodoh-jodohkan pada putranya ini? “Aku hanya bertanya, bu?" ucap Darius dengan nada normal. "Ibu bisa menjawab sesuai dengan kenyataan kok.” Tapi ada kemarahan di kedua mata Darius. Asri membuang wajahnya. Tak berani menatap Darius. Dia lalu menelan saliva. “Kamu juga tau kan jawabnya. Belum ada tanda-tandanya. Tapi tidak taulah. Bisa saja dia hamil kan? Toh, kita belum pernah memeriksakan kandungannya.” “Tapi mama sendiri, jujur, untuk saat ini apakah mengharapkan dia hamil?” Asri tercenung. Beberapa waktu lalu dia memang mengharapkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN