Bab 46

1028 Kata

Paul menghela nafas berkali-kali untuk menghilangkan rasa kesal dalam hati karena Agatha. Dia memang benci sekali dengan wanita seperti Agatha. Yaitu wanita yang melihat dirinya sebagai orang kaya atau seorang presiden direktur. Rasa benci itu sudah sampai ke ubun-ubun dan mengakar. Maka tidak heran kalau Paul langsung marah ketika berhadapan dengan wanita semacam itu. "Tapi Yasmin tidak bersalah kepadaku. Kenapa aku harus memarahinya seperti tadi? Padahal aku tahu kalau Erik belum mengajarinya apapun. Pantas saja kalau dia tidak tahu akan tugasnya sebagai sekretaris. Sepertinya aku harus meminta maaf kepadanya." Paul bangkit dari duduknya. Dia meninggalkan kursinya, menyebrangi ruangan kerjanya, dan melangkah keluar. Langkahnya terhenti begitu melihat Yasmin sedang bersama Erik. Erik se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN