Drrrrrt! Drrrrt! Sebuah panggilan masuk ke ponsel Paul. Paul pun mengambil ponsel itu untuk melihat siapa yang menelpon tersebut. Begitu melihat nama Tante Anastasia, dia menaruh ponselnya tidak mau mangangkat. Untuk saat ini dia malas mengobrol dengan wanita yang satu ini. Maka, Paul pun kembali memokuskan dirinya pada pekerjaan. Tapi beberapa menit kemudian, Erick masuk dengan wajah bersalah. “Tuan, maaf mengganggu anda,” ucap Erick. “Memangnya ada apa?” tanya Paul tanpa mengalihkan pandangan dari layar laptopnya. “E… tadi Nyonya Anastasia menelponku. Katanya dia mengundang anda datang ke acara ulang tahunnya besok malam.” Paul menghela nafas berat. Dia lalu menoleh pada Erick. “Dia itu sudah berumur. Masih saja suka mengadakan acara ulangtahun begitu. Seperti orang muda saja.” “

