"Kamu kenapa seperti orang ketakutan seperti itu, hah?" tanya Paul begitu melihat Erick yang masuk setengah berlari lalu berdiri di depannya dengan wajah gugup. "Maaf kalau harus menyampaikan ini. Tadi saya dapat informasi dari kantor cabang. Nona Yasmin... babak belur setelah diserang oleh istri Pak Rian." "Apa?!" Paul langsung berdiri dari duduknya. "Bagaimana bisa?!" "Itu yang saya juga belum tau. Tapi Pak Rian sedang dalam perjalanan membawa Nona Yasmin ke rumah sakit." "Kalau begitu akan ke sana sekarang. Tolong segera kamu tanya Yasmin dibawa ke rumah sakit mana." Erick mengangguk. "Ya, tuan." Tiga puluh menit kemudian. “Yasmin!” Paul berlari mendekati Yasmin yang baru keluar dari ruang dokter bersama Rian. Dia hampir tak percaya melihat wajah Yasmin yang membiru di beberapa

