"Di blok ini hanya rumah ini yang tersisa Pak Darius,” ucap Deni sang developer pada Darius yang bermaksud mengambil satu unit demi bisa mencari tahu keberadaan Yasmin. Tapi pandangan Darius sudah sejak tadi melanglang kemana-mana, berharap melihat Yasmin. “O… tapi di blok itu sepertinya masih banyak yang kosong ya, pak?” Darius menunjuk ke blok E dimana Paul dan Yasmin tinggal. “Itu blok E pak. Rumah-rumah di blok E untuk sementara waktu tidak dijual ataupun disewakan.” Kening Darius mengerut. “Kenapa seperti itu, pak?” “Blok itu sudah dibeli oleh seseorang yang tidak bisa saya sebutkan namanya karena dirahasiakan. Darius tersenyum miring. “Aneh sih, pak kalau aku pikir. Dia membeli rumah sebanyak itu hanya untuk dibiarkan begitu saja.” “Bukan hanya blok itu saja yang sudah dibeliny

