Bab 27

1287 Kata

Hari kedua Yasmin bekerja. Pagi-pagi sebelum yang lain datang, dia dan Edwin membersihkan kantor. “Yang mengantar mbak tadi siapa? Suami atau pacar?” tanya Edwin sambil menggerakkan alat pel-nya maju mundur. Mata Yasmin melebar. Rupanya Edwin melihatnya diantar oleh Paul. Dia baru ingat kalau pada saat dia datang, Edwin memang sudah ada di dalam kantor. “Oh, itu? teman.” “Teman tapi mesra?” Edwin mencoba untuk bercanda agar suasana tidak kaku. “Tidak ih. Benar-benar teman doang.” Edwin angguk-angguk tanda mengerti. “Tapi… postur tubuhnya mengingatkan aku dengan seseorang lho, mbak. Sayangnya, aku tidak bisa melihat wajahnya karena tertutup helm.” Edwin pernah melihat Paul datang ke kantor ini dua kali. Namun, hanya melihat bagian punggungnya karena pria itu langsung masuk ke ruang rap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN