Bab 11

1179 Kata

Paul memperhatikan Yasmin yang sejak tadi murung dari spion tengah. Dari raut wajah wanita itu, menampakan kesedihan yang dalam. Hati Paul langsung terenyuh karena dia tahu Yasmin selalu menyembunyikan perasaan dari siapa pun. Mungkin bukan keinginan Yasmin juga memendamnya, hanya saja Yasmin tidak punya siapa-siapa untuk dijadikan tempat berbagi. “Kenapa nona terlihat sedih?” tanya Paul. Sungguh dia tidak sanggup menahan untuk mencari tahu apa yang sedang dirasakan oleh Yasmin. Yasmin melirik Paul. “Tidak ada apa-apa.” “Anda jangan berbohong kepadaku. Aku bisa mengetahuinya.” “Kalau kamu mengetahui, terus kamu bisa apa?” Kening Paul mengerut. “Maksud nona?” Yasmine tidak langsung menjawab. Wanita itu justru membuang pandang ke luar mobil. “Semalam Mas Darius datang ke kamarku.” Pan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN