Bab 10

1208 Kata

”Wah, aku belum kepikiran ide apa-apa sih, mbak? Memang harus ya kita menyingkirkannya? Nanti Mas Darius marah?” tanya Desy dengan rona mata yang menggambarkan keraguan dan sedikit ketakutan. Soalnya sampai saat ini yang dia tahu, kakaknya Darius masih mencintai Yasmin. Setahunya juga, dia menikahi Nia karena ingin memiliki anak karena Yasmin tidak bisa memberikannya keturunan bukan karena sudah hilang perasaan. “Ya jangan sampai Darius tau dong. Kita buat serapi mungkin,” jawab Nia. Desy menarik kursi. Dia mengambil duduk di sana. “Mbak Nia sajalah yang cari idenya. Aku lagi menyusun skripsi. Lagi pusing. Tidak mau dipusingkan dengan hal yang lain lagi.” Dia mengambil dua lembar roti tawar dan mengisinya dengan selai strawberi. Kedua alis Nia bergerak ke atas. Kecewa dengan jawaban Des

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN