42. TIDAK MUNGKIN

2073 Kata

Gue bahagia banget. Seriusan deh, jalan-jalan bareng pacar adalah sesuatu yang jadi mood booster gue. Seharian gue menghabiskan waktu bareng Adit, berkeliling ke mall, makan bareng di kafe, main ke time zone, sampai akhirnya nonton bioskop. Ngomong-ngomong tentang bioskop, gue jadi teringat kejadian sewaktu Adit mau mencium gue. Awalnya gue mau menerima ciuman Adit, tapi entah kenapa tiba-tiba gue merasa kalau hal itu adalah perbuatan yang salah. Percaya nggak percaya, gue malah keinget Pandu yang nyium kening gue di dapur! Ini beneran nyata, gue nggak bohong. Gue sebenernya nggak mau jujur, tapi gue juga nggak bisa membohongi perasaan gue sendiri kalau sebenarnya gue agak merasa bersalah sama Pandu. Dan untungnya saja, Adit nggak marah saat gue menolak ciumannya. Pacar gue itu cuma n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN